Gunadarma University

Jumat, 16 Januari 2015

KESAN SELAMA BELAJAR SOFTSKILL 1 SEMESTER



KESAN SELAMA BELAJAR SOFTSKILL 1 SEMESTER

         Kesan selama belajar softskill di semester 3 ini dengan dosen pa Nurkholis cukup menyenangkan karna 1 bulan sekali masuknya hahaha sekalinya masuk rasanya aneh hari kamis pulang sore tapi softskill kalau masuk itu paling lama 30menitan atau lebih soalnya cuma bahas tugas yang di kasih pertemuannya sebelumnya terus di setiap akhirannya bahas tugasnya pasti dan selalu ada tugas baru lagi tapi yaaaa seru karna deadline tugasnya santai gak di buru-buru. Pa Nurkholis juga suka bercanda walaupun ga selalu dan aga sedikit garing tapi pa Nurkholis the best pokonya. Kadang sih kalau ngerjain tugas pas hari deadlinenya soalnya suka lupa tapi tetep ko Pak di kerjain sebelum deadlinenya berakhir. Pokonya softskill mata kuliah paling santai paling ngepost di blog dan SS nya doang yang PR karna saya cukup gaptek hahahaaha.

         Semoga nilai mata kuliah ini A ya Pak, amiiiinnnn........

Rabu, 26 November 2014

TUGAS SOFTSKILL 2

TUGAS SOFTSKILL
·         Analisis fenomena di media sosial (bullying) terhadap seseorang dalam ruang lingkup psikologi. Motif apa yang sebenarnya yang ingin di capai dari kegiatan tersebut dan pantaskah di beri hukuman yang sesuai perilakunya.
·         Jelaskan tentang fenomena addiction yang terjadi sebagai dampak interaksi manusia dengan internet :
1.      Faktor etiologi
2.      Jenis-jenis adiksinya

NAMA            : NAZHIRA SARFINA
NPM               : 16513370
KELAS           : 2PA06

1.      Analisis fenomena bullying di media sosial

            Fenomena bullying di media sosial yang saya ambil adalah tentang kehebohan foto yang di unggah artis Indonesia yaitu Syahrini di media sosial khususnya yang di bahas di sini adalah di Instagram.

            MBNews – Syahrini, pasti kenal dong? Salah satu artis Indonesia yang selalu mempunyai kontroversi tentang tingkahnya yang terksan glamour ini kembali menuai kontroversi dan menjadikan bahan bully di sosial media yaitu Instagram. Artis yang mempunyai nama lengkap Rini Fatima Jaelani ini menjadi bahan bully di media terkait video dan foto yang di unggah di akun instagram miliknya, kamis (17/7/2014). Dalam video tersebut terlihat syarini plesiran di pegunungan Italia sambil berbaring dan berucap “halo ciao from sappada mountain. Ini gunung-gunung terindah di dunia. Aku sangat menikmati banyak buga-bunga dan aku mau bobo disini”. Nah, gaya tiduran syahrini itulah yang menjadi bahan bully di sosial media. (XYD)
Ø  Analisis kasus dalam ruang lingkup psikologi :

Bullying merupakan sebuah kata serapan dari bahasa Inggris. Istilah Bullying belum banyak dikenal masyarakat, terlebih karena belum ada padanan kata yang tepat dalam bahasa Indonesia (Susanti, 2006). Bullying berasal dari kata bully yang artinya penggertak, orang yang mengganggu orang yang lemah.
Beberapa istilah dalam bahasa Indonesia yang seringkali dipakai masyarakat untuk menggambarkan fenomena bullying di antaranya adalah penindasan, penggencetan, perpeloncoan, pemalakan, pengucilan, atau intimidasi (Susanti, 2006).
Suatu hal yang alamiah bila memandang bullying sebagai suatu kejahatan, dikarenakan oleh unsur-unsur yang ada di dalam bullying itu sendiri. Rigby (2003:51) menguraikan unsur-unsur yang terkandung dalam pengertian bullying yakni antara lain keinginan untuk menyakiti, tindakan negatif, ketidakseimbangan kekuatan, pengulangan atau repetisi, bukan sekedar penggunaan kekuatan, kesenangan yang dirasakan oleh pelaku dan rasa tertekan di pihak korban.
Pengertian tersebut didukung oleh Coloroso (2006: 44-45) yang mengemukakan bahwa bullying akan selalu melibatkan ketiga unsur berikut;
  1. Ketidakseimbangan kekuatan (imbalance power). Bullying bukan persaingan antara saudara kandung, bukan pula perkelahian yang melibatkan dua pihak yang setara. Pelaku bullying bisa saja orang yang lebih tua, lebih besar, lebih kuat, lebih mahir secara verbal, lebih tinggi secara status sosial, atau berasal dari ras yang berbeda;
  2. Keinginan untuk mencederai (desire to hurt). Dalam bullying tidak ada kecelakaan atau kekeliruan, tidak ada ketidaksengajaan dalam pengucilan korban. Bullying berarti menyebabkan kepedihan emosional atau luka fisik, melibatkan tindakan yang dapat melukai, dan menimbulkan rasa senang di hati sang pelaku saat menyaksikan penderitaan korbannya;
  3. Ancaman agresi lebih lanjut. Bullying tidak dimaksudkan sebagai peristiwa yang hanya terjadi sekali saja, tapi juga repetitif atau cenderung diulangi;
  4. Teror. Unsur keempat ini muncul ketika ekskalasi bullying semakin meningkat. Bullying adalah kekerasan sistematik yang digunakan untuk mengintimidasi dan memelihara dominasi. Teror bukan hanya sebuah cara untuk mencapai bullying tapi juga sebagai tujuan bullying.
Bullying juga dikenal sebagai masalah sosial yang terutama ditemukan di kalangan anak-anak sekolah. Dalam bahasa pergaulan kita sering mendengar istilah gencet-gencetan atau juga senioritas. Meskipun tidak mewakili suatu tindakan kriminal, bullying dapat menimbulkan efek negatif tinggi yang dengan jelas membuatnya menjadi salah satu bentuk perilaku agresif (Duncan, 1999). Banyak para ahli yang mengemukakan pendapatnya mengenai bullying. Seperti pendapat Olweus (1993) dalam pikiran rakyat, 5 Juli 2007: “Bullying can consist of any action that is used to hurt another child repeatedly and without cause”. Bullying merupakan perilaku yang ditujukan untuk melukai siswa lain secara terus-menerus dan tanpa sebab.
Rigby (2005; dalam Anesty, 2009) merumuskan bahwa “bullying” merupakan sebuah hasrat untuk menyakiti. Hasrat ini diperlihatkan dalam aksi, menyebabkan seseorang menderita. Aksi ini dilakukan secara langsung oleh seseorang atau sekelompok orang yang lebih kuar, tidak bertanggung jawab, biasanya berulang dan dilakukan dengan perasaan senang (Retno Astuti, 2008: 3).
Beberapa ahli meragukan pengertian-pengertian di atas bahwa bullying hanya sekedar keinginan untuk menyakiti orang lain, mereka memandang bahwa “keinginan untuk menyakiti seseorang” dan “benar-be nar menyakiti seseorang” merupakan dua hal yang jelas berbeda. Oleh karena itu para psikolog behavioral menambahkan bahwa bullying merupakan sesuatu yang dilakukan bukan sekedar dipikirkan oleh pelakunya, keinginan untuk menyakiti orang lain dalam bullying selalu diikuti oleh tindakan negatif.
Olweus (1993; dalam Anesty, 2009) mengemukakan bahwa dalam formulasi awal mengenai definisi bullying, bullying merupakan “… negative actions on the part of one or more other students’. Olweus (1993) juga menambahkan bahwa bullying terbukti saat sulit bagi siswa yang menjadi korban bullying untuk mempertahankan diri. Hal tersebut didukung oleh pernyataan Craig dan Pepler (1998), yang mengartikan bullying sebagai "tindakan negatif secara fisik atau lisan yang menunjukkan sikap permusuhan, sehingga menimbulkan distress bagi korbannya, berulang dalam kurun waktu tertentu dan melibatkan perbedaan kekuatan antara pelaku dan korbannya.”
Olweus (1993; dalam Anesty, 2009) memaparkan contoh tindakan negatif yang termasuk dalam bullying antara lain;
  1. Mengatakan hal yang tidak menyenangkan atau memanggil seseorang dengan julukan yang buruk;
  2. Mengabaikan atau mengucilkan seseorang dari suatu kelompok karena suatu tujuan;
  3. Memukul, menendang, menjegal atau menyakiti orang lain secara fisik;
  4. Mengatakan kebohongan atau rumor yang keliru mengenai seseorang atau membuat siswa lain tidak menyukai seseorang dan hal-hal semacamnya.
Motif yang terdapat dalam kasus ini adalah para haters dari Syahrini hanya ingin membuat drop artis tersebut. Sebenarnya dengan mereka membully itu berarti mereka mengikuti semua perkembangan si artis dan secara tidak langsung mereka juga mengagumi artis tersebut. Motif lain juga bisa seperti hanya ingin menimbulkan sensasi ingin menjatuhkan si artis padahal dengan seperti itu secara tidak langsung juga mereka menaikan pamor pada si artis. Saya sempat melihat berita di tv katanya Syahrini sudah menemukan haters yang membully dirinya karena menurutnya perkataan seorang haters itu sudah di rasa cukup keterlaluan dan membuat syahrini geram. Akhirnya, syahrini melaporkan kepada pihak berwajib dalam kasusnya sebagai mencemaran nama baik. Menurut saya ada baiknya syahrini memberi hukuman pada haters tersebut sebagai efek jera, tetapi di samping itu seharusnya sebagai public figure syahrini harus bisa menerima segala resikonya sebagai konsekuensi dia untuk menjadi tontonan masyarakat.
2.      Fenomena addiction yang terjadi sebagai dampak interaksi manusia dengan internet :
Ø  Faktor etiologi
Ø  Jenis-jenis adiksinya


A. Fenomena Internet dengan prilaku addiction

Robin Murphy, mendefinisikan internet sebagai kumpulan jaringan kerja komputer–komputer yang saling terkait. Beberapa juta komputer-komputer individu dihubungkan dalam jaringan kerja ini. Sehingga, teorinya apabila kita memiliki akses untuk ke komputer individu yang lain, maka kita akan memiliki akses untuk berhubungan dengan semua komputer dalam jaringan kerja ini.
Dengan internet kita bisa berhubungan hingga seluruh dunia, dan juga semua bisa mengetahui bagaimana perkembangan IPTEK diseluruh Negara hanya dengan duduk di depan komputer. Internet yang semakin canggih pun mempunyai suatu dampak bagi para penggunanya, baik itu dampak positif maupun dampak negatif. Dampak negatif misalnya: pornografi, kebencian, rasisme, kejahatan, kekerasan, dan sejenisnya dijajakan secara terbuka dan tanpa penghalang. Berita yang bersifat pelecehan seperti pedafolia, dan pelecehan seksual pun mudah diakses oleh siapa pun. Barang-barang seperti viagra, alkhol, narkoba banyak ditawarkan melalui internet. Bahkan, melalui internet orang juga melakukan penipuan dan pencurian. Sedang dampak positifnya antara lain: bisa surat menyurat (e-mail), mengirim pesan; berbincang (chatting); mengambil/mengirim informasi (download/upload); menggunakan teknologi "teleconference" (konferensi interaktif secara online dari jarak jauh); mendapatkan hiburan; Internet juga dapat dimanfaatkan untuk memupuk semangat belajar secara mandiri pada anak.

Ø  FAKTOR-FAKTOR ETIOLOGI

Etiologi adalah membahas tentang penyebab, dan faktor-faktor etiologi adalah faktor-faktor penyebab bagi pengguna internet yang kecanduan. Namun itu tidak terjadi secara begitu saja, melainkan ada sebab-sebab yang menyertainya, karena suatu perilaku kecanduan terjadi oleh periode waktu-waktu tertentu sebagai hasi interaksisosial dan adanya perilaku menyimpang.

1.      Cognitive-Behavioral Model
Cognitive-Behavioral adalah emosional, fisiologis, dan perilaku respon individu sebagai dimediasi oleh persepsi mereka tentang pengalaman, yang dipengaruhi oleh keyakinan mereka dengan cara karakteristik mereka berinteraksi dengan dunia, serta oleh pengalaman sendiri. 
Cognitive-behavioral Model adalah suatu terapi yang digunakan oleh para psikolog terhadap si pecandu. Terapi ini cukup efektif untuk menyembuhkan kasus kecanduan judi online dan penyalah gunaan zat. Jadi, si pecandu dilatih untuk memantau pikiran dan mengidentifikasikan afektif mereka. Pemicu situasi lalu dihubungkan dengan perilaku mereka saat menggunakan internet. Mereka dilatih untuk mengontrol keseringan online dan menghidupkan segala aktivitas saat offline dari internet. Aktivitas kehidupan yang tidak melibatkan internet dapat mencegah kekambuhan dan meningkatkan kualitas kehidupan offline mereka. Walau demikian memang tidak bisa dipungkiri bahwa komputer dan internet kini tidak bisa terpisahkan dari kegiatan sehari-hari manusia. Oleh karena itu harus ada kesepakatan dalam mengontrol penggunaannya agar tidak sampai menimbulkan rasa kecanduan. 


2.  Neuropsychological
Neuropsychology adalah ilmu yang mempelajari tentang struktur dan fungsi otak yang berkaitan dengan suatu perilaku yang terjadi pada individu. Neuropsychology ialah suatu kemunduran perilaku akibat adanya kerusakan otak. Dan neuropsychological model ialah seorang individu akan diklasifikasikan sebagai pecandu internet jika ia memenuhi dari 3 kondisi berikut :  
1. ia akan merasa akan lebih mudah mencapai aktualisasi diri secara online daripada di kehidupan nyata
2.  merasakan pengalaman dysporia dan depresi setiap kali akses ke internet yang rusak atau mengalami gangguan dan yang
3. ialah orang tersebut akan mencoba secara diam-diam menggunakan internet dari anggota keluarga atau sekitarnya.



Rabu, 15 Oktober 2014

PENGANTAR INTERNET

1.1     Pengertian dan Sejarah Internet

·         Pengertian Internet

Internet menurut bahasa Yunani berasal dari kata INTER yang artinya adalah “antara” internet juga memiliki singkatan dari interconnection networking yang merupakan sistem jaringan yang menghubungan tiap-tiap komputer secara global di seluruh pejuru dunia. Koneksi yang menghubungkan masing-masing komputer tersebut memiliki standart yang di gunakan yang di sebut Internet Protocol Suite di singkat TCP/IP. Komputer yang terhubung ke internet akan memiliki kemampuan melakukan pertukaran data dengan sangat cepat.

·         Sejarah Internet

Awal mula cikal bakal internet adalah pada tahun 1969 yang di prakasai sebuah proyek ARPA yang juga di kenal sebagai ARPANET (Advanced Research Project Agency Network) di Amerika Serikat. Proyek tersebut menunjukkan bahwa dengan memanfaatkan sistem dan software berbasis UNIX komunikasi bisa di lakukan tanpa batas jarak melalui jaringan telepon. Pada tahun 1972 seorang ahli komputer yang bernama Roy Tomlinson akhirnya berhasil menyempurnakan sebuah program email yang di rancang untuk ARPANET, di susul juga kemunculan icon ‘@’ yang mewakili lambang penting sebagai indikasi ‘at’ atau ‘pada’. Pada tahun 1973 perkembangan jaringan ARPANET mulai di kembangkan di luar Amerika Serikat. Komputer pertama yang menjadi anggota dan menggunakan jaringan ARPANET adalah komputer University Collage di London. Tak lama kemudian dua ahli komputer Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan gagasan internet yang lebih besar di Universitas Sussex yang akhirnya menjadi cikal bakal berkembangnya internet.
Pada tahun 1976 tanggal 26 Maret menjadi hari bersejarah dalam perkembangan internet ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan email dari Royal Signals dan Radar Establishmet di Malvern. Selanjutnya pada tahun 1979 Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin berhasil menciptakan newsgroup pertama dengan nama USENET.        Lalu pada tahun 1981 France Telecom membuat sebuah gebrakan didunia teknologi saat itu dengan meluncurkan telepon televisi pertama yang memberikan kemudahan orang-orang untuk bisa saling menelepon sambil berhubungan degan video link. Kemudian pada tahun 1990, tahun ini adalah tahun dimana muncul program editor dan browser yang di temukan oleh Tim Berners Lee yang di beri nama www atau Word Wide Web. Di tahun 1992 mulai meningkatnya komputer tersambung dan membentuk jaringan sehingga muncul istilah yaitu Surfing the Internet. Situs internet mulai berkembang dan tumbuh menjadi 3000 alamat yaitu pada tahun 1994. Di tahun ini pula muncul virtual-shopping atau e-retail di dunia internet dan muncul juga situs Yahoo! Yang melahirkan Netscape Navigator 1.0 dimana memungkinkan komputer berinteraksi dengan pengguna komputer lainnya secara global seperti yang kita gunakan seperti sekarang ini.

1.2           Layanan Online

Layanan Online merupakan suatu jaringan social network yang memberikan suatu pelayanan dalam bentuk Chatting, Browsing, Gaming yang dapat membantu untuk mendapatkan sesuatu yang di perlukan dalam kehidupan sehari-hari dan layanan online juga dapat menambah pengetahuan yang lebih luas dalam bentuk sejarah suatu peninggalan zaman dahulu yang bisa di ketahui dalam jaringan online tersebut atau pun suatu objek wisata agar lebih mudah mengetahuinya. Hal ini merupakan suatu layanan online yang sangat mempengaruhi dampak di zaman modern pada saat ini.

1.3           Lembaga Badan Hukum dan Internet Service Provider

·         Lembaga Badan Hukum

Jakarta, 1 Juli 2009 Departemen Kominfo telah menyusun Rancangan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika tentang Penyelenggaraan Layanan Televisi Protokol Internet ( Internet Protocol Television/ IPTV ) di Indonesia. Dalam konsultasi tersebut telah memasukkan tanggapan terhadap ‘white papper’ Rencana Kebijakan Penyelenggaraan IPTV di Indonesia adalah antara lain PT. Telkom, PT. Excelcomindo Pratama, dan PT. Indonusa Telemedia. Penyelenggaraan IPTV saat ini makin berkembang cepat dan merupakan potensi bisnis yang cukup prospektif, khususnya yang kini sudah berkembang pesat di kawasan Eropa Barat dan Amerika.

·         Internet Service Provider

Internet Service Provider merupakan sebuah badan atau perusahaan yang menghubungkan komputer melalui saluran komunikasi ke server ISP yang telah terhubung ke internet atau bisa di katakan sebagai penyedia layanan jasa internet. Perusahaan ISP terhubung ke internet menggunakan jasa ISP lain biasanya ISP Amerika, ISP Singapura dan ISP Hongkong. ISP dapat berupa sambungan internet kabel melalui sambungan telepon (dial up, DSL) misalnya : speedy atau layanan ISP yang lain melalui sambunga telepon.


1.4           Perangkat-perangkat yang Dibutuhkan untuk Koneksi Internet

1.      Modem à perangkat untuk memodulasi data dari listrik ke dalam gelombang elektromagnetik sehingga dapat di kirim melalui udara. Ada 2 macam modem yaitu modem internal dan eksternal.
2.      RJ 45 à kabel yang di gunakan untuk menghubungkan internet dalam satu jaringan komputer.
3.      RJ 11 à kabel yang di hubungkan antara modem ke komputer dengan jaringan telepon.
4.      Saluran Telepon à di gunakan untuk sambungan ketika melakukan akses/ dial up untuk koneksi internet
5.      Router à di gunakan untuk koneksi-koneksi pada wide area jaringan yang luas dan bersifat internal. Router berfungsi untuk menyaring atau memfilter lalu lintas data dan menentukan dan memilih jalur alternative yang akan di lalui oleh data.
6.      Bridge à di gunakan untuk menggabungkan 2 LAN
7.      Repeater à alat yang di gunakan untuk menambah jarak maksimum tiap LAN.
8.      Hub / Switch à peralatan yang menyediakan Central Connection Point untuk penyambungan kabel dari work station, servers , dan komputer lainnya yang terhubung dengan server.
9.      Webcam à di gunakan sebagai alat komunikasi untuk melakukan percakapan dengan menggunakan internet atau yang di sebut sebagai VOIP ( Voice Over Internet Protocol ).


2. Contoh Kasus yang Berkaitan dengan Etika dalam Penggunaan Layanan Internet.

Di zaman modern ini banyak sekali bisnis melalui internet. Disamping transaksi pembeliannya lebih mudah, bisnis online juga menjanjikan karna tidak usah membayar sewa tempat berjualan. Tetapi banyak juga bisnis online ini terkadang di manfaatkan dengan sebagian orang untuk melakukan penipuan. Maka dari itu, sebagai konsumen kita harus lebih berhati hati lagi dalam membeli sebuah barang dalam bentuk online.

Jumat, 18 Juli 2014

Tugas sofskill

BAB 12
RELASI
·         Pengertian :
Suatu relasi (biner) F dari himpunan A ke himpunan B adalah suatu perkawanan elemen-elemen di A dengan elemen-elemen di B.

·         Produk cartesius relasi
Misalnya A = {a, b, c} dan B = {1, 2, 3} maka:
A x B = {(a, 1), (a, 2), (a, 3), (b, 1), (b, 2), (b, 3), (c, 1), (c, 2), (c, 3)}.
B x A = {(1, a), (2, a), (3, a), (1, b), (2, b), (3, b), (1, c), (2, c), (3, c)}.
A x B dibaca “A cross B”
B x A dibaca “B cross A”

·         Relasi, invers, dan komposisi relasi
-          Relasi Invers
Jika y = f(x) dan x = g(y) maka dikatakan g invers dari f, dan sebaliknya. Invers dari f (x) di tulis f -1(x). Jika f(x) o g(x) = 1, maka f -1(x) = g(x) dan g -1(x) = f(x)
-          Komposisi relasi
Suatu Fungsi f dengan daerah asal Df dan daerah hasil Rf dan fungsi g dengan daerah asal Dg dan daerah hasil Rg untuk “f komposisi g” dilambangkan f o g = {(x,y) | x ε Dg, y ε Rf dan y = f(g(x))} dimana Dg ∩ Rf ≠ Ø .

·         Sifat-sifat relasi
1. Refleksif (reflexive)
Suatu relasi R pada himpunan A dinamakan bersifat refleksif jika (a, a)  R untuk setiap a  A. Dengan kata lain, suatu relasi R pada himpunan A dikatakan tidak refleksif jika ada a  A sedemikian sehingga (a, a)  R
2. Simetri (symmetric) dan Anti Simetri (antisymmetric)
Suatu relasi R pada himpunan A dinamakan bersifat simetri jika (a, b)  R, untuk setiap a, b  A, maka (b, a)  R. Suatu relasi R pada himpunan A dikatakan tidak simetri jika (a, b)  R sementara itu (b,a)  R.
3. Transitif (transitive)
Suatu relasi R pada himpunan A dinamakan bersifat transitif jika (a, b)  R dan (b, c)  R, maka (a, c)  R, untuk a, b, c  A.

BAB 13 
FUNGSI
Dengan memperhatikan bagaimana elemen-elemen pada masing-masing himpunan A dan B yang direlasikan dalam suatu fungsi, maka kita mengenal tiga sifat fungsi yakni sebagai berikut :

1. Injektif (Satu-satu)
Misalkan fungsi f menyatakan A ke B maka fungsi f disebut suatu fungsi satu-satu
(injektif), apabila setiap dua elemen yang berlainan di A akan dipetakan pada dua elemen yang berbeda di B. Selanjutnya secara singkat dapat dikatakan bahwa f:A→B adalah fungsi injektif apabila a ≠ a’ berakibat f(a) ≠ f(a’) atau ekuivalen, jika f(a) = f(a’)
maka akibatnya a = a’.

2. Surjektif (Onto)
Misalkan f adalah suatu fungsi yang memetakan A ke B maka daerah hasil f(A) dari fungsi f adalah himpunan bagian dari B. Apabila f(A) = B, yang berarti setiap elemen di B pasti merupakan peta dari sekurang-kurangnya satu elemen di A maka kita katakan f adalah suatu fungsi surjektif atau “f memetakan A Onto B”.
3.Bijektif (Korespondensi Satu-satu)
Suatu pemetaan f: A→B sedemikian rupa sehingga f merupakan fungsi yang injektif dan surjektif sekaligus, maka dikatakan “f adalah fungsi yang bijektif” atau “ A dan B berada dalam korespondensi satu-satu”
·         Jenis – jenis Fungsi

a. Fungsi Konstan
b. Fungsi Identitas
c. Fungsi Linear
d. Fungsi Kuadrat
e. Fungsi Rasional

·         Domain, Kodomain, Range
Domain disebut juga dengan daerah asal, kodomain daerah kawan, sedangkan range adalah daerah hasil.


 BAB 14
PROPOSISI
            Pernyataan dalam bentuk kalimat yang memiliki arti penuh, serta mempunyai nilai benar atau salah dan tidak boleh kedua-duanya.
·         Unsur-unsur proposisi
1.      Term subyek: hal yang tentangnya pengakuan atau pengingkaran ditujukan.
2.      Term predikat: apa yang diakui atau diingkari tentang subyek.
            3. Kopula: penghubung (adalah, bukan / tidak) antara term subyek dan term predikat, dan
·         Macam-macam Proposisi
Pertama merdasarkan sifat pengakuan atau pengingkarannya: (1) Proposisi kategoris: proposisi dimana pengakuan atau pengingkaran atas hubungan term subyek dan term predikat berlaku tanpa syarat.
Kedua berdasarkan materinya: (1) Proposisi analisis: Term predikat tidak menambahkan unsur pengertian baru kepada term subyek.
Ketiga berdasarkan bentuk atau kualitasnya: (1) Proposisi afirmatif: kopulanya positif = mengakui atau mengiyakan hubungan antara term subyek dan term predikat.
Keempat berdasarkan luas atau kuantitasnya. Dibedakan antara proposisi singular, proposisi partikular, dan proposisi universal. Kuantitas suatu proposisi ditentukan oleh luas term subyek proposisi itu.


BAB 15
LOGIKA
Logika dapat dilacak secara historis mulai dari kelahirannya pada jaman Yunani Kuno yang dipelopori oleh Aristoteles (384-322 SM).Tokoh ini belum menyebutkan dengan istilah “Logika”.Beliau menggunakan istilah “Analitika” dan “Dialektika”. Analitika digunakan untuk menyebut cara penalaran yang berdasarkan pada pernyataan-pernyataan yang benar. Sedang dialektika digunakan untuk menyebut cara penalaran yang berdasarkan pada patokan-patokan duga. Kemudian Analitika dan Dialektika, kedua-duanya merupakan jenis pengetahuan yang disebut Logika.

Dalam perkembangan selanjutnya, Logika pada umumnya dipandang sebagai salah satu cabang pengetahuan Filsafati.Kini, Logika ditetapkan secara pasti sebagai suatu ilmu, yakni ilmu mengenai penyimpulan formal atau ilmu tentang proses-proses penalaran. Hingga pertengahan abad 19, Logika yang paling berpengaruh adalah Logika Tradisional yang diciptakan oleh Aristoteles yang dikembangkan pada masa berikutnya, terutama dari abad 16.