Gunadarma University

Jumat, 09 Mei 2014

Kreasi dari Bungkus Kopi



BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang


          Pembangunan yang di lakukan di Indonesia saat ini sangat memerlukan orang-orang yang mempunyai kemampuan dalam ilmu dan teknologi. Untuk mencapai kemampuan yang tinggi dalam bidang tersebut salah satu syarat yang harus di miliki seseorang ialah kecerdasan dan kreativitas yang tinggi. Kreativitas sangat membantu usaha pembangunan menjadi lebih progresif. Gagasan inovatif yang muncul dari kreativitas di harapkan dapat membantu memecahkan persoalan-persoalan dalam berbagai bidang pembangunan. Kiranya tidak terlalu berlebihan kalau di katakan bahwa kemajuan suatu bangsa dan negara amat bergantung pada produk-produk kreatif warga negaranya. Tanpa kreativitas suatu bangsa akan selalu tertinggal, oleh karenanya kreativitas harus menjadi gerakan nasional. Kemampuan sumber daya manusia khususnya dalam hal kreativitas di tuntut harusterus menerus dan perlu di tingkatkan sesuai dengan tantangan pembangunan.

          Namun demikian, di lain pihak tampak adanya sikap mental dan budaya masyarakat yang dapat di golongkan menghambat perkembangan kreativitas. Tampak disini adanya kesenjangan antara tuntutan pengembangan kreativitas dengan kenyataan yang ada di masyarakat. Tak jarang pula masyarakat di Indonesia sudah mulai mengembangkan ide kreativitasnya menjadi sebuah kreasi yang unik dan hasil yag membanggakan juga bermanfaat.

Berdasarkan hal di atas, maka pada kesempatan ini saya akan membuat suatu makalah yang menjelaskan tentang produk kreativitas yang di lakukan oleh cara berfikir kreatif seseorang yang menghasilkan sesuatu yang patut di banggakan.

1.2  Tujuan Masalah

          Makalah ini di buat bertujuan untuk menghimbau kepada pembaca bahwa suatu kreativitas yang sering di anggap sepele padahal mempunyai harga jual yang tinggi dan itu menunjukkan bahwa kreativitas pasti di miliki setiap individu namun yang berbeda adalah bagaimana cara setiap individu mengembangkannya.

1.3  Perumusan Masalah
   1. Bahan apa saja yang di gunakan dalam membuat tas dari bungkus kopi 
   2. Bagaimana cara membuat tas dari bungkus kopi




BAB II
PEMBAHASAN

         Memanfaatkan barang-barang bekas atau membuat keterampilan dari barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai tentu merupakan pekerjaan yang mulia. Sebab disamping dapat mendatangkan uang, juga dapat menjaga lingkungan dari pencemaran yang berdampak buruk bagi kehidupan. Seperti banjir, bila semua sampah dimanfaatkan, tidak dibuang sembarang. Tentu banjir akan malas untuk datang. Bila banjir pun datang, mungkin ada faktor-faktor lain seperti halnya banyaknya pohon-pohon yang ditebang atau dangkalnya sungai.

         Menyulap sampah atau barang-barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai juga dapat dijadikan bisnis yang amat sangat menguntungkan. Barang bekas yang di nilai orang sebagai barang habis pakai dan tidak berharga jangan salah dari barang yang di buang oleh kebanyakan orang itu yang justru menghasilkan kreativitas.

          Tetapi semua keputusan ada di tangan masing-masing individu. Karena setiap manusia memiliki tujuan dan harapan yang berbeda-beda. Tetapi bila ada yang ingin menjaga lingkungan, dengan memanfaatkan barang yang tidak terpakai tentu itu tujuan yang patut di acungi jempol dan bermanfaat bagi orang juga menghasilkan pundi-pundi uang.
          Saya akan memberikan contoh kerajinan tangan yang di hasilkan oleh seseorang yang mendatangkan uang, sebagai berikut :
Ø  Cara membuat tas dari bungkus kopi, sebagai berikut :
          Bungkus kopi yang di pandang orang hanya sebuah sampah ternyata dapat di modifikasi mejadi sebuah kerajinan tangan, biasanya bungkus kopi setelah di ambilnya kopinya lalu di buang sampah sampah ini lah yang nantiny akan di daur ulang yang di jadikan sebuah tas cantik yang bermanfaat.

·         Alat dan bahan :

    1. Kain terpal ( untuk pelapis ) 
   2.  Benang knur
   3.  Mesin jahit
   4. Gunting/ cutter
   5. Kain sebagai tali dari tas
 

·         Cara Membuat :
  1.     Rendam kemasan plastik selama setengah jam dan cuci bersih
  2.     Setelah itu, plastik yang sudah bersih dan kering dipotong dengan ketebalan tertentu.
  3.     Potongan-potongan plastik kemudian disambungkan. Setelah tersambung baru dibuat tas berdasarkan pola.
  4.     Setelah itu lapisi dalamnya dengan kain terpal, untuk menguatkan tas plastik
  5.     Jadilah tas cantik dari bekas bungkus kopi
  
Setelah alat dan bahan komplit dan cara membuatnya di lakukan dengan baik maka jadilah tas cantik yang bisa bermanfaat.


 
 
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Kreativitas yang di miliki seseorang pasti berbeda setiap individu mempunyai cara berfikir kreativitas yang berbeda pula ada yang memanfaatkan hanya unbtuk kepuasaan diri sendiri adapula yang di manfaatkan dan menghasilkan uang. Kreativitas tercipta dengan mengkombinasikan fikiran kreatif dan kemauan diri sendiri sehingga menghasilkan suatu karya.

3.2 Saran
Saran untuk masyarakat yang masih membuang sampah bekas pakai janganlah di buang begitu saja melainkan di sampah tersebut di simpan dan menjadikannya sebuah karya yang membanggakan dan mempunyai nilai jual yang tinggi.

Daftar pustaka

Basuki, Heru. (2005). Kreatifitas, keberbakatan, intelektual dan faktor- faktor pendukung dalam pengembangannya. Jakarta: Universitas Gunadarma
Membuat-kerajinantangan.blogspot.com di akses pada tanggal 7 Mei 2014

Minggu, 06 April 2014

Ilmu Alamiah Dasar



TUGAS SOFTSKILL
ILMU ALAMIAH DASAR


NAMA : NAZHIRA SARFINA
16513370
1PA10





UNIVERSITAS GUNADARMA
2014

BAB I
PEDAHULUAN

1.1  PENGERTIAN ILMU ALAMIAH DASAR
                Ilmu Alamiah Dasar (IAD) merupakan salah satu komponen dari sejumlah Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) dan menjadi mata kuliah wajib di fakultas non-eksakta. Tujuan MKDU bertujuan mendidikkk para mahasiswa agar menjadi warga negara sarjana yang mempunyai kualifikasi, sebagai berikut: berjiwa Pancasila, sehingga segala keputusan dan tindakannya mencerminkan pengalaman nilai-nilai pancasila, memiliki integritas kepribadian, memiliki wawasan komprehensif dan pendekatan integral dalam sikap terhadap permasalahan kehidupan.
1.2  PERKEMBANGAN PIKIRAN ALAM MANUSIA
               Umumnya diakatakan bahwa manusia berbeda dengan binatang karena akal budi nya yang dimilikinya. Akal bersumber pada otak dan budi bersumber pada jiwa.
a)      Manusia dapat berpikir, sehingga merupakan makhluk yang cerdas atau bijaksana (Homo sapiens)
b)      Manusia dapat membuat alat-alat dan memepergunakannya, sehingga disebut manuasia kerja ( Homo fabber)
c)      Manusia dapat berbicara (Homo languens) sehingga apa yang menjadi pemikiran dalam otaknya dapat disampaikan  melalui bahasa kepada manusia lain
d)     Manusia dapat hidup bermasyarakat (Homo socius)
e)      Manusia dapat mengadakan usaha atas dasar perhitungan ekonomi (Homo aeconomicus)
f)       Manusia menyadari adanya kekuatan gaiib yang memiliki kemampuan yang lebih hebat dari manusia, sehingga menjadi manusia berkepercayaan atau beragama (Homo religius).
Dengan akal budi yang dimilikinya, pada manusia timbul rasa ingin tahu yang selalu berkembang. Rasa ingin tahu itu tidak pernah dapat dipuaskan. Dalam benaknya manusia selalu bertanya karena keingintahuannya : apa sesungguhnya (know what), bagaimana sesuatu terjadi (know how), dan mengapa demikian (know why) tentang benda dan peristiwa yang mendorong manusia duntuk memahami dan menjelaskan gejala-gejala alam , baik alam besar (makrokosomos) maupun alam kecil (mikrokosmos) serta berusaha memecahkana masalah yang dihadapi, sehingga akhirnya mausia dapat menyimpulkan pengetauan.
Rasa ingin tahu yang terus menerus berkembang dan seolah-olah tanpa batas itu menimbulkan pemberdaharaan pengetahuan pada manusia. Dengan meningkatnya kemampuan mengingat dan berpikir, manusia dapat mendayaguanakan pengetahuan terdahulu dan kemudian menggabungkan dengan pengetahuan yang baru sehingga menghasilkan pengetahuan yang lebih baru lagi.
1.3  MITOS, PENALARAN, DAN CARA MEMPEROLEH PENGETAHUAN
     Untuk menjawab keingintahuan tentang alam, manusia menciptakan mitos. Mitos merupakan cerita yang dibuat-buat atau dongeng yang pada umumnya menyangkut tokoh kuno, seperti dewa atau manusia perkasa, yang ada kaitannya dengan apa yang terdapat di alam.
Dalam mitos sebenarnya manusia berusaha dengan sungguh-sungguhnyadan dengan imajinasinya menerangkan gejala alam yang ada, namun belum tepat karena kurangnya pengetahuan, sehingga orang mengaitkannya dengan seorang tokoh atau dewa.
Kegiatan untuk memperoleh dan menemukan pengetahuan yang benar disebut berfikir sedangkan proses berpikir dalam menarik kesimpulan yang benar disebut penalaran.
Dalam beberapa cara untuk memperoleh kesimpulan atau pengetahuan yang tidak berdasarkan penalaran:
a)      Prasangka, pengambilan kesimpulan berdasarkan perasaan.
b)      Intuisi, kegiatan berpikir yang tidak analistis, tidak berdasarkan pola berpikir tertentu. Pandangan batiniah yang serta merta tembus mengenai suatu peristiwa atau kebenaran, tanpa penurutan pikiran.
c)      Coba-ralat atau trial and error, suatu cara untuk memperoleh pengetahuan coba-coba atau untung-untung.
Dalam memperoleh pengetahuan manusia memiliki berbagai macam cara ada dua pokok yaitu :
1.      EMPIRIS
 empiris yaitu pengetahuan yg disusun menurut pengalaman, paham yg dikembangkan disebut Empiris. Bagi orang yang rasionalis mengatakn bahawa pengetahuan manusia itu diperoleh melalui penalaran rasional yg abstrak namun diperoleh melalui pengalaman yg kongkrit.
2.      RASIONALISME
 rasionalisme yaitu suatu cara yg didasarkan pada suatu rasio. Pandangannya berpendapat bahwa rasio adalah sumber dan pangkal dari segala pengertian, dan rasiolah yang membawa orang pada kebenaran.

BAB II
METODE ILMIAH
2.1 MEMBEDAKAN BAGAIMANA CARA MEMPEROLEH PENGETAHUAN YANG ILMIAH DENGAN YANG TIDAK ILMIAH
Membedakan cara memperoleh pengetahuan secara ilmiah dan tidak ilmiah.
Pengetahuan ilamiah adalah pengetahuan atau ilmu yang diperoleh dan dikembangkan dengan memperoleh sesuai dengan realita yang berasal dari pikiran manusia secara ilmiah, yaitu dengan menggunakan metode ilmiah. Misalnya kumpulan data hasil observasi mengenai sesuatu hal (objek/lapangan). Sedangkan metode tidak ilmiah adalah ilmu pengetahuan yang dipeoleh dan dikembangkan secara sistemastik terhadap kemampuan diri manusia atau ide di alam pikiran manusia secara deduktif dan nduktif. Misalnya, bela diri, fisika,kimia dan sebagainya.
2.2 LANGKAH-LANGKAH OPERASIONAL METODE ILMIAH
Ø  Langkah-langkah metode ilmiah:
1)      Perumusan masalah
Yang dimaksudkan dengan masalah merupakan pertanyaan apa, mengapa, atau bagaimana tentang suatu objek yang diteliti. Masalah ini harus jelas batas-batasnya serta dikenal faktor-faktor yang mempengaruhinya.
2)      Penyusunan hipotesis
Merupakan jawaban sementara atau dugaan jawaban pertanyaan yang diajukan, materinya merupakan kesimpulan dari kerangka berpikir yang dikembangkan.
3)      Pengujian hipotesis
Merupakan pengumpulan fakta-fakta yang relevan dengan hipotesis yang telah diajukan untuk dapat memperlihatkan apakan fakta-fakta tersebut mendukung hipotesis atau tidak.
4)      Penarikan kesimpulan
Penarikan kesimpulan didasarkan atas penilaian atau melalui analisis dari fakta untuk melihat apakah hipotesis yang diajukan diterima atau tidak. Hipotesis di terima bila fakta yang terkumpul itu mendukung hipotesis tersebut.



2.3 KEUNGGULAN DAN KETERBATASAN METODE ILMIAH
Ø  Keunggulan metode ilmiah yaitu:

1.       Mencintai kebenaran yang objektif serta bersifat adil

2.      Keberanian ilmu yang absolute sehingga dapat dicari terus-menerus

3.      Mengurangi kepercayaan terhadap tahayul, astrologi, maupun peruntungan

Ø  Sedangkan keterbatasan metode ilmiah antara lain:

1.       Ketidak sanggupannya menjangkau untuk menguji adanya Tuhan

2.       Membuat kesimpulan yang berkenaan dengan baik buruk atau sistem nilai

3.      Tidak dapat menjangkau tentang seni dan keindahan




Kamis, 30 Januari 2014

SOSOK TERINDAHKU


PUISI

“SOSOK TERINDAHKU”
Karya: Nazhira Sarfina

Jari- jemari yang terlihat anggun itu
Melambangkan kasih sayang
Air cucuran keringat yang membasahi wajahmu
Rasa sakit itu....

          Berusaha, menghela nafas, berteriak
          Itulah yang engkau perjuangkan untukku
          Berbulan-bulan lamanya kau membawaku kemana-mana
          Lelah, letih, teronggok-onggok kau tetap membawaku

Tak perduli di kala hujan, panas terik kau tetap melindungiku
Tak perduli rasa sakit, perih, kau tetap memperjuangkan untukku
Lahir ke bumi ini adalah rasa syukurku
Mempunyai sosok sepertimu adalah hal terindah bagiku

          Ibu.... pengorbananmu untukku takkan lekang di makan waktu
          Sampai menutup mata ini aku akan selalu menjagamu
          Melindungimu, mengasihimu seperti dahulu di masa kecilku
          Engkau bagaikan pahlawan bagiku, cahaya hidupku

Ibu.... aku tahu di setiap doamu terdengar namaku
Air matamu adalah rasa sakit untukku
Di setiap sujudku aku memohon
Aku sangat mencintaimu, Ibu...