Gunadarma University

Minggu, 09 Oktober 2016

SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI



NAMA : NAZHIRA SARFINA
KELAS : 4PA06
NPM : 16513370
SOFTSKILL
“SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI”


*      SISTEM
a. L. James Havery
Sistem adalah prosedur logis dan rasional untuk merancang suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu dengan yang lainnya dengan maksud untuk berfungsi sebagai suatu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan.
b. John Mc Manama
Sistem adalah sebuah struktur konseptual yang tersusun dari fungsi-fungsi yang saling berhubungan yang bekerja sebagai suatu kesatuan organik untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan secara efektif dan efesien.
c. C.W. Churchman.
Sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang dikoordinasikan untuk melaksanakan seperangkat tujuan.
d. Koentjaraningrat
Sistem adalah susunan yang berfungsi dan bergerak; suatu cabang ilmu niscaya mempunyai objeknya, dan objek yang menjadi sasaran itu umumnya dibatasi.
Dari pengertian tentang sistem di atas, dapat ditarik kesimpulan  bahwa sistem merupakan komponen atau elemen-elemen atau bagian-bagian yang tersusun secara terstruktur, sistematis, dan saling mendukung satu dengan yang lain, mempunyai fungsi-fungsi yang saling berkaitan dan terhubung untuk mencapai suatu tujuan.

*      INFORMASI
a. Abdul Kadir
Informasi merupakan data yang telah proses sedemikian rupa sehingga meningkatkan pengetahuan orang yang menggunakan data tersebut.
b. Tata Sutabri
Informasi adalah data yang telah diklasifikasikan atau diolah atau diinterprestasikan untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
c. Kenneth C. Laudon
Informasi adalah data yang sudah dibentuk ke dalam sebuah formulir bentuk yang bermanfaat dan dapat digunakan untuk manusia.

d. Gordon B. Davis
Informasi adalah data yang telah dirposes/diolah ke dalam bentuk yang sangat berarti untuk penerimanya dan merupakan nilai yang sesungguhnya atau dipahami dalam tindakan atau keputusan yang sekarang atau nantinya.
Dari seluruh definisi informasi di atas, dapat disimpulkan bahwainformasi adalah kumpulan data yang telah diolahsedemikain rupa menjadi bentuk yang lebih berguna dan dapat dipahami bagi penerimanya sehingga dapat menambah atau meningkatkan pengetahuan.

*      PSIKOLOGI
a.       Muhibbin Syah
Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan. Tingkah laku terbuka adalah tingkah laku yang bersifat psikomotor yang meliputi perbuatan berbicara, duduk , berjalan dan lain sebgainya, sedangkan tingkah laku tertutup meliputi berfikir, berkeyakinan, berperasaan dan lain sebagainya.
b.       Allport
Psikologi adalah satu upaya untuk memahami dan menjelaskan bagaimana pikiran, perasaan, dan perilaku individu yang dipengaruhi oleh kehadiran orang lain secara aktual, dibayangkan, atau hadir secara tidak langsung
c. Richard Mayer
Psikologi merupakan analisi mengenai proses mental dan struktur daya ingat untuk memahami perilaku manusia.
d. Wilhem Wundt & E.B Titchener
Psikologi adalah pengalaman manusia yang dipelajari dari sudut pandang pribadi yang mengalaminya seperti perasaan panca indera, pikiran, merasa (feeling), dan kehendak.
Dari seluruh definisi psikologi di atas, dapat disimpulkan bahwa psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dan hewan, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat secara langsung yang berguna sebagai suatu usaha untuk memahami proses mental.
*      SISTEM INFORMASI
a. John F. Nash
Sistem Informasi adalah kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang bermaksud menata jaringan komunikasi yang penting, proses atas transaksi-transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat.
b. Rommey
Sistem Informasi adalah cara-cara yang diorganisasi untuk mengumpulakn, memasukkan, mengolah, dan menyimpan data dan cara-cara yang diorganisasi untuk menyimpan, mengelola, mengendalikan dan melaporkan informasi sedemikian rupa sehingga sebuah organisasi dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem informasi merupakan kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang bermaksud menata jaringan komunikasi yang penting, untuk mengumpulakn, memasukkan, mengolah, dan menyimpan data dan cara-cara yang diorganisasi untuk menyimpan, mengelola, mengendalikan dan melaporkan informasi sedemikian rupa sehingga dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

*      SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI (SIP)
Dari keseluruhan uraian mengenai sistem, Informasi, dan psikologi di atas, maka dapat kita coba tarik kesimpulan bahwa definisi “Sistem Informasi Psikologi” adalah suatu sistem atau tata cara yang merupakan kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang dimaksudkan untuk mengumpulkan, mengolah, dan menyimpan data mengenai perilaku terlihat maupun tidak terlihat secara langsung serta proses mental yang terjadi pada manusia sehingga data tersebut dapat diubah menjadi informasi yang dapat digunakan untuk tujuan tertentu seperti tujuan penelitian.



DAFTAR PUSTAKA

Ahmadi, H. Abu. (2009). Psikologi umum (edisi revisi 2009). Jakarta: Rineka Cipta.

Basuki, A. M. Heru. (2008). Psikologi umum. Depok: Universitas Gunadarma.




Senin, 11 Januari 2016

KELOMPOK APEL 3 PA 06 (REVIEW JURNAL KEPUASAN KERJA)

 KELOMPOK APEL
3 PA 06
ADAM ZAINI BACHRI ​      10513121 )
DEA SEPTIANI ​  12513071 )
LULU YOLANDA SYIFA   ​  14512271 )
MARCHIA DHIYA FATHIN15513260 )
NAZHIRA SARFINA ​  16513370 )
RAKA NOVANDRA ​    17513213 )

REVIEW JURNAL
KEPUASAN KERJA




REVIEW JURNAL
UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA KULIAH PSIKOLOGI MANAGEMENT
JUDUL JURNAL : HUBUNGAN KEPUASAN KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN BEKASI

NAMA PENULIS : Kartika Yanidrawati F. Sri Susilaningsih Irman Somantri
Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjadjaran


BAB I
PENDAHULUAN
.

Latar Belakang
Dalam jurnal yang berjudul “ Hubungan kepuasan kerja dengan kinerja perawat di ruang rawat inap rumah sakit umum daerah kabupaten Bekasi” menurut Kuntoro (1010) Manajemen didefinisikan sebagai prosesmenyelesaikan pekerjaan melalui orang lain untukmencapai tujuan organisasi dalam suatu lingkungan yangberubahSedangkan Gillies (dalam Kuntor 2010)mendefinisikan manajemen keperawatan sebagai prosespelaksanaan pelayanan keperawatan melalui upaya stafkeperawatan untuk memberikan asuhan keperawatan,pengobatandan rasa aman kepada pasien sertamasyarakat.Sikap seseorang terhadap pekerjaannyamencerminkan pengalaman yangmenyenangkan ataurasa puas dan pengalaman yang tidak menyenangkanatau rasatidak puasMenurut Locke, (1969, dalamWexley dan Yuki, 2005) mendefinisikankepuasansebagai tidak ada selisihnya antara kondisi-kondisi yangdiinginkan dengankondisi-kondisi aktual. Sementara itukepuasan kerja dapat didefinisikan sebagai suatuperasaanpositif tentang pekerjaan seseorang yang merupakanhasil dari sebuah evaluasi karakteristiknya (Robbins danJudge, 2007).

.

Rumusan Masalah
Untuk mengetahui kinerja perawat di RSUDKabupaten Bekasi dengan meningkatkan kepuasankerja mereka.

BAB II
KAJIAN PUSTAKA
1.

Kepuasan kerja
Secara konsep kepuasan kerja memiliki hubungandengan tingkat kinerja pekerja. Menurut konsep Value Theory, kepuasan kerja terjadi pada tingkatan di manahasil pekerjaan diterima individu seperti yangdiharapkan. Semakin banyak orang menerima hasilakansemakin puas. Dengan terciptanya kepuasan kerja yangmerupakan sikap positif yang dilakukan individualterhadap pekerjaan merekamaka akan tercapainyakinerja individual tersebut (Wibowo, 2007). Selain itudengan adanya kepuasan kerja dapat mengurangiturnover, dan mendorong individu Teori lain yangmemperkuat hubungan kepuasan kerja dengan kinerjaadalah teori dua faktor atau teori motivasi higiene, yangdikemukakan oleh seorang psikolog bernama FrederickHerzberg (1923-2000)


BAB III
METODOLOGI
.

Pendekatan
Penelitian ini menggunakan Penelitian menggunakanmetode deskriptif korelasional

.

Subjek Penelitian
Populasi penelitian adalah perawat di Ruang RawatInap Kabupaten Bekasi sebanyak 86 orang sedangkansampel penelitian dipilih secara acak sederhana sebanyak71 orang

.

Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengankuesioner dalam bentuk pertanyaan tertutup denganmemilih alternatif jawaban yang ada dalam bentuk checklist (√). Pelaksana dalam pengumpulan data ini adalahpeneliti. Teknik pengumpulan data dilakukan dengancara menyebarkan kuesioner pada perawat pelaksana diruang rawat inap RSUD Kabupaten BekasiPengambilankuesioner dilakukan secara bertahap dan dibantu olehkolektor data.

.

Analisis Data
Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakanteknik statistik deskriptif (univariate). Analisa univariatberfungsi untuk meringkas kumpulan data hasil pengukuransedemikian rupa sehingga kumpulan data tersebut berubahmenjadi informasi yang berguna. peringkasan tersebutdapat berupa ukuran statistiktabel. Analisa univariatdilakukan masing–masing variabel yang diteliti yaitukepuasan kerja dan kinerja perawat. Statistik deskriptifdigunakan untuk memberikan gambaran tentang datamasing-masing variabel.




















KESIMPULAN

Hubungan antara kepuasan kerja dengan kinerjapositifartinya untuk meningkatkan kinerja perawat makaperlu ditingkatkan juga mengenai kepuasan kerja perawat.



Selasa, 05 Januari 2016

REVIEW JURNAL JOB ENRICHMENT KELOMPOK APEL

 KELOMPOK APEL
3 PA 06
ADAM ZAINI BACHRI                    ( 10513121 )
DEA SEPTIANI                                 ( 12513071 )
LULU YOLANDA SYIFA                 ( 14512271 )
MARCHIA DHIYA FATHIN            ( 15513260 )
NAZHIRA SARFINA                          ( 16513370 )
RAKA NOVANDRA                          ( 17513213 )

REVIEW JURNAL
JOB ENRICHMENT
REVIEW JURNAL
UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA KULIAH PSIKOLOGI MANAGEMENT
JUDUL JURNAL : THE JOB ENRICHMENT CAUSES HIGH LEVEL OF EMPLOYEE
COMMITMENT DURING THE PERFORMANCE OF THEIR DUTIES: A
BEHAVIORAL STUDY FROM PAKISTAN
NAMA JURNAL : Arabian Journal of Business and Management Review (OMAN Chapter) Vol. 1, No.9; April 2012
NAMA PENULIS : M Khyzer Bin Dost, Zia-ur-Rehman (PAKISTAN)
1Hailey College of Commerce, Punjab University, Lahore
(2) Shakeela Saleem(PAKISTAN)
2Quaid-i-Azam School of Management Sciences, Quaid-i-Azam University, Islamabad
1shakeela_55@yahoo.com

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
     Komitmen karyawan selalu menjadi perdebatan yang panas untuk peningkatan produktivitas organisasi dan keuntungan . Pegawai dapat lebih yang dilakukan oleh jalan pengayaan pekerjaan mereka . Karyawan pengayaan adalah keputusan yang saling terkait pekerjaan komitmen dan . Lebih adanya pekerjaan yang dari pegawainya adalah diperkaya , semakin mereka akan berkomitmen . Semakin banyak karyawan berkomitmen , semakin mereka akan meningkatkan produktivitas dan keuntungan dari organisasi . Berdasarkan data yang diperoleh dari empat kota-kota besar pakistan , itu itu dikenali bahwa jika adanya pekerjaan yang pegawai organisasi adalah diperkaya , tingkat komitmen mereka akan ditingkatkan secara positif dan bahwa itu akan meningkatkan produktivitas mereka tingkat dalam sektor publik serta dalam organisasi sektor swasta.

B.     Rumusan Masalah
Adanya komitmen peningkatan produktivitas karyawan.


BAB II
KAJIAN PUSTAKA
1.      Job Enrichment
     Locke ( 1968 ) menunjukkan bahwa selalu ada hubungan positif antara keterlibatan dan pencapaian tujuan oleh pekerja yang saat ini karyawan pekerjaan yang diperkaya .Pekerjaan pengayaan juga meningkat motivasi tingkat kinerja karyawan di tempat kerja dan kecenderungan mereka untuk mencapai tujuan juga menjadi lebih mungkin & amp ( bryan; locke , 1967; latham & amp baldes; , 1975; latham & amp kinne; , 1974; latham & amp yukl; , ; ronan 1975 , latham , & amp kinne; , 1973; herzberg & amp; frederick , ; myers 1968 , 1970; king , 1974
2.      Employee commitment
      Ada begitu banyak penelitian telah dilakukan terhadap menemukan metode baru bagaimana meningkatkan komitmen karyawan di organisasi tersebut ( porter , mowday , & amp; mengarahkan , 1982 ) , sebagai akibat dari ini penelitian yang organisasi kinerja tidak bergantung pada organisasi komitmen

BAB III
METODOLOGI
C.     Pendekatan
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif

D.      Subjek Penelitian
Para karyawan

E.     Teknik Pengumpulan Data
            Sampel yang digunakan untuk pengumpulan data total 400 kuesioner sepatutnya didistribusikan dan dikumpulkan setelah menyelesaikan dari lahore, rawalpindi, faisalabad dan islamabad. 5 skala likert titik memiliki dua ekstrim berakhir digunakan untuk pengumpulan data.

F.      Analisis Data
     Data yang dikumpulkan melalui kuesioner akan masuk ke dalam statistik paket untuk ilmu sosial ( spss ) . Setelah alat yang digunakan untuk analisis